Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Program MBG di Kabupaten Sabu Raijua Dapat Menunjang Ekonomi Masyarkat

Sabtu, 28 Februari 2026 | Februari 28, 2026 WIB Last Updated 2026-02-28T12:48:10Z
Foto: Ilustrasi
Sabu Raijua | Detik Sarai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG ) Raeloro Kecamatan Sabu Barat menjadi satu-satunya SPPG yang telah beroperasional di Wilayah Kabupaten Sabu Raijua. Sabtu, (28/02/2026).


Dengan adanya SPPG Raeloro yang sudah melayani 3.036 orang penerima manfaat antara lain peserta didik, tenaga pendidik, tenaga kependidikan lainnya, Ibu menyusui, Ibu hamil dan anak balita membawa dampak positif sekalian berkat bagi penerima manfaat. 


Beberapa penerima manfaat ada yang memang  mampu memenuhi  kebutuhan sehari-hari tapi  tidak sedikit juga yang  menjadikan MBG sebagai harapan terpenuhinya kebutuhan anak dengan baik, beberapa dari orang tua dari penerima manfaat mengakui terkadang anak tidak sarapan sebelum berangkat ke sekolah, dengan adanya program MBG ini sudah sangat membantu, pola makan anak sudah teratur dengan nilai gizi yang sudah di hitung setiap harinya.


Dalam waktu dekat beberapa SPPG yang masih dalam proses persiapan diharapkan segera menyelesaikan pembangunan sehingga dapat dinikmati oleh penerima manfaat lainnya seperti yang di harapkan oleh Presiden Prabowo bahwa semua anak Indonesia harus bergizi, anak-anak menjadi cerdas, bertumbuh dengan baik dan berdaya saing sehingga dapat mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045. 

Korwil SPPI Sabu Raijua Yesaya Koro Lulu, S.Sos

Kepada media ini Korwil SPPI Sabu Raijua Yesaya Koro Lulu, S.Sos menyampaikan bahwa dalam waktu dekat satu SPPG akan segera operasional yaitu SPPG Menia yang akan melayani sekitar 3.000 penerima manfaat 


“Tentu hal ini menambah  jumlah penerima manfaat yang akan mendapatkan dan menikmati MBG sekaligus membuka peluang kerja bagi ibu-ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap. Jika SPPG Menia sudah operasional maka jumlah relawan yang sudah bekerja sebagai relawan menjadi 94 orang” Ungkap Yesaya


“Ini menjadi angka yang masih kecil karena target SPPG yang akan di bangun di Kabupaten Sabu Raijua belum semuanya selesai, untuk sementara ada 3 SPPG aglomerasi dan 8 SPPG Terpencil yang sudah masuk proses persiapan dan sementara melaksanakan Pembangunan baik renovasi maupun bangun baru” Tambahnya 


Pihaknya juga menyampaikan Secara keseluruhan Kabupaten Sabu Raijua membutuhkan 10 SPPG Aglomerasi dan 16 SPPG Terpencil dengan total penerima manfaat sekitar 39.370 orang dengan jumlah relawan yang akan di serap sekitar 884 -1000 orang jika semua SPPG sudah selesai di bangun.


Program MBG selain melaksanakan pelayanan kepada penerima manfaat dan membuka lapangan pekerjaan juga menjadi penggerak ekonomi Masyarakat, dengan adanya program MBG ini tentu membutuhkan pasokan bahan baku seperti sayur-sayuran, buah-buahan, telur, ayam, daging, tahu, tempe dan berbagai kebutuhan lainnya. Dengan begitu ini menjadi kesempatan sekaligus peluang bagi petani, peternak dan pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha mereka masing-masing.


Sementara itu pihaknya juga berharap program MBG ini dapat didukung oleh semua pihak demi terwujudnya anak-anak Sabu Raijua yang sehat, kuat dan cerdas sehingga menjadi agen perubahan yang siap berkontribusi bagi  pembangunan bangsa dan negara di masa depan.


Red/AH